Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806
2008 December

Archive for » December, 2008 «

Tuesday, December 30th, 2008 | Author:

Kenalkah saudara dengan Abdurahman bin Auf, minimal pernah dengar namanya?. Beliau adalah salah satu sahabat Rasulullah yang Kaya hartanya tapi miskin pelitnya. Hartanya dibelanjakan dijalan Allah yang hanya semata-mata untuk beramal meraih ridha-Nya.

Suatu hari Abdurrahman bin Auf menjual tanah seharga 40 ribu dinar. Lalu uang yang setara dengan Rp. 40 Miliar itu dibagi-bagikan semua untuk keluarganya dari Bani Zuhrah, untuk para istri Nabi dan kaum fakir miskin. Untuk keperluan tempur, ia pernah menyerahkan 500 ekor kuda pilihan sebagai perlengkapan bala tentara Islam. Dan di hari yang lain, ia serahkan 1500 unta dan masih banyak yang lain.

Menjelang wafatnya, ia berwasiat 50 ribu dinar (setara dengan Rp 50 Miliar) untuk dibelanjakan di jalan Allah. Lalu diwasiatkannya pula bagi setiap ahli Badar (pejuang perang Badar) yang masih hidup, masing-masing 400 dinar atau setara dengan Rp. 400 juta per orang. Masya Allah..

Sebelum sukses di Madinah, Abdurrahman bin Auf dicoba Allah dengan ujian yang sangat berat dimana ia harus berhijrah ke Madinah dengan meninggalkan kota Mekkah yang notabene adalah daerah kelahiran dan tempat dimana profesi bisnisnya lebih kondusif dan punya masa depan. Mekkah adalah kota perdagangan, sedangkan Madinah adalah kota yang sama sekali baru baginya. Tetapi ujian ini ditanggapi dengan ikhlas dan niat yang teguh dengan keyakinan yang penuh, ia meninggalkan Mekkah kota kelahirannya.

Saat Abdurrahman bin Auf hijrah ke Madinah, ia tidak membawa harta yang banyak. Bahkan ia dalam keadaan kekurangan. Melihat keadaan ini Rasulullah SAW merpersaudarakan ia dengan penduduk Madinah, Sa’ad bin Ar-Rabi’. Ketika melihat keadaan Abdurrahman saat itu, Sa’ad berkeinginan memberikan sebagian hartanya. Bagi orang yang punya sikap mental meminta mungkin akan melihat tawaran itu sebagai kesempatan emas yang sayang kalau dilewatkan begitu saja. Tapi bagaimana mental Abdurrahman?.

Meski saat itu ia dalam keadaan kekurangan, tawaran itu ditanggapi dengan bijak, “Semoga Allah memberkahi keluarga dan kekayaan Anda. Tunjukkan saja kepadaku, di manakah pasar kota kalian?”. Jawaban yang singkat, yang mencerminkan mentalnya yang anti dibelaskasihani. Ia lebih memilih hidup dari jerih payahnya sendiri dengan bekerja keras.

Sejak ditunjukkan pasar, ia pun mulai melakukan aktifitas berdagangnya dengan semangat dan antusias. Dan ternyata talenta bisnisnya memang luar biasa. Dengan sungguh-sungguh dan penuh amanah ia mengurus perniagaannya itu hingga terus berkembang dan berkembang. Abdurrahman bin Auf menyuburkan bisnisnya dengan sedekah. sedekahnya yang mencapai miliaran seperti tertulis diatas itu tidak membuat hartanya berkurang malah bertambah.

Dari tulisan ini bisa disimpulkan bahwa bercita-cita hidup dengan harta yang berlimpahan adalah tidak dilarang. Bahkan dengan sikap yang benar, harta yang banyak bisa menjadi jalan kemulian. kita perlu belajar dari Abdurrahman bin Auf, bagaimana menguasai dunia dan tak kuasai dunia. Dengan demikian harta dunia membawa pada kehidupan yang mulia, dunia, dan akhirat.

Note: Artikel ini diambil dan diedit dari Majalah Suara Hidayatullah Edisi 08 |XXI|  Desember 2008, tanpa mengurangi inti dari artikel Hikmah tersebut.

Possibly Related Posts:


Category: Agama  | One Comment
Wednesday, December 24th, 2008 | Author:

“.. Dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.
Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan
barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

(QS. Al-hujurat:11)

Ayat diatas adalah merupakan salah satu ayat dari kitab suci Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat ke 11. Pada ayat tersebut Allah menyeru hamba-Nya untuk saling senantiasa memberikan hormat kepada orang lain. Dalam hal ini etika dalam memanggil nama ataupun gelar dari seseorang.

Tulisan ini saya peruntukkan untuk calon ayah dan bunda dari bayi-bayi mereka yang akan lahir ke muka bumi ini. Dibawah ini ada beberapa nama, yang dalam Islam sendiri nama-nama ini tidak berkenan (dilarang) untuk dipakai sebagai sebuah panggilan. Tentunya nama-nama ini bukan penafsiran terhadap ayat diatas melainkan suatu usaha untuk menghindar kita -mungkin- dari pemberian nama buat calon anak-anak kita nantinya.

Adapun nama-nama dibawah ini saya ambil dari salah satu artikel mas irfan yang saya anggap perlu untuk di-publish kembali melalui blog saya. Semoga dengan mengetahui nama-nama dibawah ini akan menambah khazanah kehidupan berumahtangga di esok hari. Insya Allah. Amiin.

Abkam = Tidak celik, buta
Abiqah = Hamba yang lari dari tuannya
Afinah = Yang bodoh
Asyar = Paling jahat
Asyirah = Yang tidak bersyukur atas nikmat
Amah = Hamba suruhan perempuan
Baghiah = Yang zalim, jahat
Bahimah = Binatang
Balidah = Yang bodoh, bebal
Bakiah = Yang menangis, merengek
Baqarah = Lembu Betina
Batilah = Yang batil, tidak benar
Dabbah = Binatang
Dahriyah = Yang mempercayai alam wujud dengan sendirinya
Dahisyah = Goncang, stress
Darakah = Kedudukan yang rendah
Daniyah = Yang lemah dan hina
Dami’ah = Yang mengalir air matanya
Fasidah = Yang rosak, yang binasa
Fasiqah = Yang jahat, si fasik
Fasyilah = Gagal, kalah
Fajirah = Yang jahat, yang berdosa
Faji’ah = Kecelakaan
Ghafilah = Yang lalai, yang leka
Ghailah = Kecelakaan, bencana
Ghaibah = Hilang
Ghasibah = Perampas, perompak
Ghamitah = Yang tidak mensyukuri nikmat
Ghawiah = Yang sesat, yang mengikut hawa nafsu
Haqidah = Yang dengki
Hasidah = Yang hasad
Hazinah = Yang sedih
Huzn = Kesedihan
Khabithah = Yang jahat, yang keji
Khali’ah = Yang tidak segan silu, mengikut hawa nafsu
Khati’ah = Yang bersalah, yang berdosa
Khasirah = Yang rugi
Khamrah = Arak
Jariah = Hamba suruhan perempuan
Jafiah = Yang tidak suka berkawan
Kaibah = Yang sedih
Kafirah = Yang kafir, yang ingkar
Kamidah = Yang hiba, yang sangat berduka
Kazibah = Pendusta, pembohong
Lahab = Bara api
Laghiah = sia-sia, tidak berfaedah
La’imah = Yang tercela
Lainah = Yang terkutuk
Lahifah = Yang sedih, menyesal dan dizalimi
Maridah = Yang menderhaka
Majinah = Yang bergurau senda tanpa perasaan malu
Majusiah = Agama menyembah api atau matahari
munafikah = Yang munafik
Musibah = Celaka, bencana, kemalangan
Nariah = Api
Nasyizah = Yang menderhaka dan melawan suami
Najisah = Yang najis dan kotor
Qabihah = Yang buruk, hodoh
Qatilah = Pembunuh
Qasitah = Yang melampaui batasan dan menyeleweng dari kebenaran
Qazurah = Kejahatan, perzinaan
Rajimah = Yang direjam, yang dilaknat
Razi’ah = Kecelakaan, musibah
Razilah = Yang keji dan hina
Sakitah = Yang jatuh, yang hina, yang jahat
Safilah = Yang rendah dan hina
Sahiah = Yang pelupa
Sakirah = Pemabuk
Syafihah = Yang bodoh
Syaridah = Yang diusir
Syaqiyah = Yang menderita
Syarrul Bariyyah = Sejahat-jahat manusia
Syani’ah = Yang buruk
Syarisah = Yang buruk akhlak
Syatimah = Maki hamun
Syariqah = Pencuri
Talifah = Yang rosak, yang binasa
Tarbiyah = Yang papa kedana
Tarikah = Anak dara tua
Tafihah = Karut
Talihah = Yang tidak baik
Yaisah = Yang berputus asa
Yabisah = Yang kering, yang sedikit kebaikannya
Wahinah = Penakut
Waqihah = Yang kurang sopan dan malu
Wasikhah = Yang kotor
Wasyiah = Yang mengumpat, yang mengadu dombakan orang
Wahimah = Yang lemah
Wahiah = Yang lemah, yang jatuh, yang buruk
Wajilah = Penakut
Wailah = Bencana, keburukan
Waqi’ah = Pertempuran dalam peperangan, umpatan
Zalijah = Kebinasaan
Zalilah = Yang hina
Zalimah = Yang zalim
Zaniyah = Penzina, pelacur
Zufafah = Racun pembunuh

Wallahualam bishshawab..

Possibly Related Posts:


Category: Agama  | 4 Comments
Sunday, December 21st, 2008 | Author:

Apakah anda seseorang yang kegiatan sehari-harinya didepan komputer tidak terlepas dengan tools editor notepad? jika iya, ada baiknya anda mengikuti tips kecil berikut ini.

Memang melakukan catatan kecil menggunakan Notepad merupakan hal yang mengasyikkan -terutama hacker :D-, dari hal sepele sampai catatan penting. Tetapi sebagian besar dari kita jarang menulis catatan tersebut dengan  mencantumkan kapan data tersebut kita buat, bukan?

Nah jika anda tidak mau capek untuk melakukan itu, yah maksudnya mengetik tanggal catatan tersebut dibuat, anda cukup mengetik perintah dibawah ini di paling atas dari catatan notepad anda tersebut.

.LOG

prewiev-nya bisa anda lihat seperti catatan notepad saya dibawah ini.

Jadi, ketika anda menambah catatan baru disetiap catatan notepad tersebut, maka ketika data disimpan secara otomatis catatan tanggal akan bertambah diatas catatan baru tersebut.

Ok, semoga berguna yah :)

Possibly Related Posts:


Category: ICT  | 3 Comments
Saturday, December 13th, 2008 | Author:

Cara mengembalikan data yang hilang

Nah dari pada kosong lagi, ini blog mendingan saya isi.. bener gak :D

Baiklah,, tadi sore di YM ada seorang cewek (nyannnnnnn….) minta tolong sama saya  dengan permasalahan yang dia hadapi . Dia “curhat” kalo data Word di flashdisknya hilang, padahal jika dilihat pada space flashdisknya, semestinya datanya ada..

Hehe.. dengan senyum sinis dan sedikit manis nampak keluar dari mimik wajah saya :D Saya bilang ke dia, kalo flashdisknya dah kena virus komputer. Tapi jangan takut dan gelisah karena kamu bersama saya.. hahaha.. begitulah.. Nah terus gimana cara mengatasinya.. MUDAH..

Loh koq mudah? iya mudah koq, hanya dengan satu baris perintah udah bisa mengembalikan Files yang ter-Hidden tersebut. caranya:

  1. Klik Start » Run. Terus ketik “cmd”.
  2. Masuk ke drive dimana flashdiskmu berada. Kebetulan flashdisk cewek tadi berada di “F” yah langsung saya tuntun caranya dengan mengetik: C:> F: [enter]
  3. Nah setelah itu, ketik deh mantra berikut ini F:> attrib -s -h *.* /s /d
  4. Jika sudah, masuk ke Windows Explorer, lihat di drive F.. wow.. ternyata filesnya sudah kembali :) cepetan kamu selamatin datanya.. dari pada di makan virus lagi.. hehe..

Nah mudah kannnnn..

Semoga ada manfaatnya yahh..Amiin..

Possibly Related Posts:


Category: ICT  | Tags: ,  | Leave a Comment
Friday, December 05th, 2008 | Author:

Assalamu’alaikum,,
Semoga kawan² dalam lindungan Allah SWT.. Amiin..

Esok (sabtu, 6 Desember) dan lusa (Ahad, 7 Desember) adalah hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah) dan Arafah (9 Dzulhijjah).. tidak salahnya pada kedua hari tersebut kita isi dengan melakukan puasa sunat seperti yang telah dilakukan Rasulullah.. sebelum kita melaksanakan, ada baiknya kita pahami beberapa hadist yang berkaitan dengan puasa tersebut..

Dari Abi Qatadah r.a., ia berkata Rasulullah Saw. telah bersabda:
“Puasa hari Arafah itu dapat menghapuskan dosa dua tahun, satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang.”

(Riwayat Jama’ah kecuali Bukhari dan Tarmidzi)

Begitu pula para ulama, mereka memfatwakan bahwa puasa sepuluh hari (kecuali hari Id) dari awal bulan Dzulhijjah hukumnya sunat, berdasarkan hadis berikut:
“Dari Siti Hafshah r.a. ia berkata, ada empat macam yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah Saw.: Puasa Asyura (tanggal 10 Muharram), puasa sepuluh hari (di bulan Dzulhijjah), puasa tiga hari pada setiap bulan dan melakukan salat dua rakaat sebelum salat subuh.”
(Riwayat Ahmad dan Nasa-i dalam kitab Fiqhus Sunnah, juz I, halaman 380; dan Sunan Nasa-i, juz IV, halaman 220)
sumber: http://izoelas.multiply.com/journal/item/28/Bagaimana_status_hukum_puasa_Tarwiyah_tanggal_8_Dzul_Hijjah

Sedangkan dalil puasa 8 hari bulan Zulhijjah adalah sebagai berikut :
Empat hal yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW: [1] Puasa hari Asyura, [2] Puasa 1-8 zulhijjah, [3] 3 hari tiap bulan dan [4] dua rakaat sebelum fajar.
(HR. Ahmad, Abu Daud dan Nasai).

Dalil puasa tanggal 9 Zulhijjah atau yang dikenal puasa Arafah itu adalah sabda Rasulullah SAW :
“Puasa hari Arafah itu ?ahtasibu alallah- bahwa dia itu menggugurkan dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya”
(HR. Muslim)

sumber: http://dien24.blogspot.com/2006/12/seputar-puasa-arafah.html

Semoga 4 hadist tersebut, sudah cukup bagi kita untuk menjadi pegangan dalam melaksanakan ibadah puasa sunat tersebut..

Adapun tatacara puasa sunat tersebut, sama seperti kita melaksanakan puasa Wajib :D
yang belum tau,, googling yah.. Qe³.. <jahaaaaatt>

Semoga bermanfaat bagi kita semua.. Allahumma Amiin..
Jazakumullah khairan katsira..
Wassalam..

Possibly Related Posts:


Category: Agama  | 4 Comments
Thursday, December 04th, 2008 | Author:

Sampai hari ini dan tadi aku masih menemui sesuatu yang aku “cintai”,,
dari nomor kartu pasien di puskesmas 08/00086 sampai berjumpa/berselisih di jalan orang yang mirip
dengan orang yang kucintai,, Berkali-kali aku menemui hal-hal yang “aneh” seperti ini..
Ntah pertanda apa..

Mungkin inilah salah satu alasan, kenapa aku masih bertahan sampai sekarang..
walau tidak sedikit yang meng-”cemoohkan”.. sabar..sabar.. mungkin itu kata yang tepat untuk menutup rasa lost ini :)

ya Rabb,, jika dia pilihan hatiku,, permudahkanlah ia mencintaiMu dan juga mencintaiku..

Possibly Related Posts:


Category: cilakku  | 2 Comments
Check Google Page Rank