Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): Access denied for user ''@'localhost' (using password: NO) in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806

Warning: mysql_real_escape_string(): A link to the server could not be established in /home/acil/public_html/blog/wp-content/plugins/statpress-reloaded/statpress.php on line 1806
2009 February

Archive for » February, 2009 «

Friday, February 27th, 2009 | Author:

Artikel yang ditulis oleh Dr Stephen Carr Leon sejatinya patut untuk menjadi bahan renungan kita bersama. Artikel yang ditulis oleh Dr Stephen ini berisi hal-hal yang menjadikan mengapa Bangsa Yahudi Pintar, tulisan ini dia tulis berdasarkan pengamatan langsung setelah berada kurang lebih 3 tahun di Israel dalam rangka menjalani Housemanship di beberapa Rumah Sakit disana.

Ketika tahun kedua dia tinggal di Israel, tepatnya akhir bulan Desember 1980 tiba tiba terlintas di benaknya beberapa pertanyaan yang cukup menggoda bagi dirinya, dalam benaknya di bertanya “Apa sebabnya Orang Yahudi itu begitu pintar?”, “Mengapa Tuhan memberi kelebihan kepada mereka?”, “Apakah ini suatu kebetulan?, atau hasil usaha dari mereka sendiri?”. Atas dasar pertanyaan yang mengganggu itu maka Dr. Stephen tergerak untuk membuat suatu tesis untuk jengjang Phd-nya. Yang pada kenyataannya ternyata tesis ini memakan waktu hampir delapan tahun dalam pembuatannya karena Dr. Stephen harus mengumpulkan data-data yang akurat dan setepat mungkin.

Dr. Stephen menulis, dimulai dengan persiapan awal melahirkan bagi wanita-wanita Yahudi. Di Israel apabila setelah mengetahui sang ibu tengah mengandung maka si ibu ini akan sering bernyanyi dan bermain piano. Bahkan sang ibu beserta suaminya akan membeli buku matematika dan menyelesaikan soal bersama sang suami. Hal ini membuat heran Dr. Stephen karena ada temanya yang sedang mengandung sering membawa buku matematika dan bertanya beberapa soal yang tak dapat diselesaikan padanya. Hingga Dr. Stephen bertanya pada temannya tersebut “Apakah ini untuk anak kamu?” dan temannya menjawab “iya ini untuk anak saya yang masih ada di kandungan, saya sedang melatih otaknya, dan semoga ia menjadi orang yang jenius”. Sehingga hal ini membuat Dr. Stephen menjadi lebih tertarik untuk mengikuti perkembangannya. Tanpa mersa jenuh si ibu terus mengerjakan latihan matematika sampai genap dia melahirkan. Nah ternyata latihan otak semenjak bayi dalam kandungan itu begitu penting dalam rangka membuat kecerdasan dan IQ yang tinggi.

Hal lain yang diperhatikan oleh Dr, Stephen adalah cara makan orang-orang Yahudi. Sejak awal mengandung sang ibu suka sekali memakan kacang badam dan korma bersama susu. Pada tengah hari makanan utamanya adalah roti dan ikan tanpa kepala, bersama salad yang dicampur dengan badam dan berbagai jenis kacang-kacangan. Menurut kepercayaan orang yahudi, daging ikan itu baik untuk perkembangan otak sementara kepala ikan mengandung kimia yang tidak baik dan dapat merusak perkembangan serta pertumbuhan otak anak di dalam kandungan. Hal ini sudah menjadi adat orang-orang Yahudi ketika calon ibu tengah mengandung, bahkan sudah menjadi kewajiban bagi mereka apabila sang ibu tengah mengandung harus mengkonsumsi pil minyak ikan

Keunikan lain yang Dr. Stephen pelajari adalah ketika ia diundang untuk makan malam bersama orang-orang Yahudi. Perhatian Dr. Stephen adalah pada menu makan mereka, pada setiap kali ia memenuhi undangan makan malam ternyata mereka gemar sekali memakan ikan (hanya isi atau fillet), dan biasanya apabila sudah ada ikan tidak akan ada daging, dengan kata lain ikan dan daging tidak akan tersedia bersama dalam satu meja. Karena menurut mereka (orang Yahudi) ikan dan daging tidak bagus untuk dimakan bersama, berbeda dengan salad dan kacang kedua jenis makanan ini harus ada untuk dimakan, terutama kacang badam. Pada setiap makan mereka akan makan buah terlebih dahulu sebelum hidangan utama. Menurut mereka, dengan memakan karbohidrat (nasi atau roti) dahulu kemudian buah-buahan dapat menyebabkan kantuk, akibatnya menjadi lemah dan payah untuk memahami pelajaran-pelajaran di sekolah.

Di Israel, merokok adalah tabu, apabila Anda diundang makan dirumah Yahudi, jangan sekali-kali merokok. Tanpa sungkan mereka akan menyuruh Anda keluar dari rumah mereka, Dan menyuruh Anda merokok di luar rumah mereka. Menurut ilmuwan di Universitas Israel, penelitian menunjukkan bahwa Nikotin dapat merusakkan sel utama pada otak manusia dan akan melekat pada gen. Artinya, keturunan perokok bakal membawa generasi yang cacat otak (bodoh). Suatu penemuan yang diungkapkan oleh saintis Gen dan DNA Israel.

Perhatian Stephen selanjutnya adalah mengunjungi anak-anak Yahudi. Mereka sangat memperhatikan makanan, makanan awal adalah buah buahan bersama kacang badam, diikuti dengan menelan pil minyak ikan. Pada pengamatannya, anak-anak Yahudi sungguh cerdas. Rata rata mereka memahami tiga bahasa, Hebrew, Arab dan Inggris. Sejak kecil mereka telah dilatih bermain piano dan biola. Ini adalah suatu kewajiban bagi mereka. Menurut mereka bermain musik dan memahami not dapat meningkatkan IQ. Sudah tentu bakal menjadikan anak pintar. Menurut saintis Yahudi, hentakan musik dapat merangsang otak. Selanjutnya di kelas 1 hingga 6, anak anak Yahudi akan diajarkan matematika berbasis perniagaan. Pelajaran IPA sangat diutamakan. Segala pelajaran akan dengan mudah di tangkap oleh anak Yahudi. Selain dari pelajaran tadi olahraga juga menjadi kewajiban bagi mereka. Olahraga yang diutamakan adalah memanah, menembak dan berlari. Menurut teman Yahudi-nya Dr. Stephen, memanah dan menembak dapat melatih otak fokus. Disamping itu menembak bagian dari persiapan untuk membela negara.

Selanjutnya perhatian Stephen ke sekolah tinggi (menengah). Di sini murid-murid digojlok dengan pelajaran sains. Mereka didorong untuk menciptakan produk. Meski proyek mereka kadangkala kelihatannya lucu dan memboroskan, tetap diteliti dengan serius. Apa lagi kalau yang diteliti itu berupa senjata, medis dan teknik. Ide itu akan dibawa ke jenjang lebih tinggi. Satu lagi yang di beri keutamaan ialah fakultas ekonomi. Saya sungguh terperanjat melihat mereka begitu agresif dan seriusnya mereka belajar ekonomi. Diakhir tahun di-Universitas, mahasiswa diharuskan mengerjakan proyek. Mereka sekaligus harus memperaktekkanya. Anda hanya akan lulus jika team Anda (10 pelajar setiap kumpulan) dapat keuntungan sebanyak $US 1 juta! (gila bener, kalo ngga dapet profit ya ngga lulus, beda bgt ya ma kita di Indonesia, lulus aja kadang dikatrol bo!!!), namun inilah kenyataannya, memang begitu cara mendidik mereka.

Kesimpulan yang dapat diambil daripada teori Dr. Stephen ini adalah, melahirkan anak dan keturunan yang cerdas adalah keharusan. Tentunya bukan perkara yang bisa diselesaikan semalaman. Perlu proses, melewati beberapa generasi.

Kabar lain tentang bagaimana pendidikan anak adalah dari saudara kita di Palestina. Mengapa Israel mengincar anak-anak Palestina. Terjawab sudah mengapa agresi militer Israel yang biadab dari 27 Desember 2008 kemarin memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza. Seperti yang kita ketahui, setelah lewat tiga minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 1300 orang. Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka. Sebulan lalu, sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Ismali Haniya, pemimpin Hamas, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz al-Quran. Anak-anak yang sudah hafal 30 juz Alquran ini menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. “Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Alquran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi. Tidak heran jika anak-anak Palestina menjadi para penghafal Alquran. Karena kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan al-Qur’an. Tak ada main Play Station atau game bagi mereka. Kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Kini, karena ketakutan sang penjajah, sekitar 500 bocah penghafal Quran itu telah syahid.

Perang panjang dengan Yahudi akan berlanjut entah sampai berapa generasi lagi. Ini cuma masalah giliran. Sekarang Palestina dan besok bisa jadi Indonesia. Bagaimana perbandingan perhatian pemerintah Indonesia dalam membina generasi penerus dibanding dengan negara tetangganya. Ambil contoh tetangga kita yang terdekat adalah Singapura. Contoh yang diambil sederhana saja, “Rokok”. Singapura selain menerapkan aturan yang ketat tentang rokok, juga harganya sangat mahal.

Benarkah merokok dapat melahirkan generasi “Goblok!” kata Goblok bukan dari penulis, tapi kata itu sendiri dari Stephen Carr Leon sendiri. Dia sudah menemui beberapa bukti menyokong teori ini. “Lihat saja Indonesia,” katanya seperti dalam tulisan itu. Jika Anda ke Jakarta, di mana saja Anda berada, dari restoran, teater, kebun bunga hingga ke musium, hidung Anda akan segera mencium bau asak rokok, Berapa harga rokok? Cuma US$ .70cts harga yang sangat murah.

“Hasilnya? Dengan penduduknya berjumlah jutaan orang berapa banyak universitas? Hasil apakah yang dapat dibanggakan? Teknologi? Jauh sekali. Adakah mereka dapat berbahasa selain dari bahasa mereka sendiri? Mengapa mereka begitu sukar sekali menguasai bahasa Inggris? Ditangga berapakah kedudukan mereka di pertandingan matematika sedunia?
Apakah ini bukan akibat merokok? Anda fikirlah sendiri?”

sumber: http://unordinary-world.blogspot.com/2009/02/rahasia-kecerdasan-orang-yahudi.html

Possibly Related Posts:


Tuesday, February 17th, 2009 | Author:

Menindaklanjuti artikel saya ini dan ini serta responnya bang ataherster (abang atau kakak yah? atau adik kali) yang sangat berguna, kali ini saya akan membahas bagaimana membuat folder dengan nama “con”.

Pada artikel terdahulu, saya telah mencoba memberikan tantangan yang saya sendiri menyerah untuk itu. Koq bisa? yah bisa lah.. toh emang ga bisa (Lucu kata²nya). Baiklah, pada artikel kali ini, kita akan mencoba membuat folder “con” tersebut dengan cara yang lain. Yang pada intinya kita bisa melihat folder “con” tersebut eksis di windows explorer. Siap?, Here we go..

01. Buka Run, dengan cara klik Start » Run. ketik “cmd” (ketik “comand prompt” juga boleh). klik OK.

02. Kotak Command Prompt akan keluar dan posisi direktori aktif berada pada C:\Documents and Settings\admin>. Sangat besar kemungkinan direktori aktif anda akan berbeda dengan saya (default user saya adalah admin).

03. Ketik perintah berikut ini: md \\.\C:\con. Perintah tersebut berarti membuat direktori “con” pada partisi C:

04. Cepetan buka Windows Explorer dan lihat folder con sudah bisa terbentuk :).

05. Jika anda tidak senang dengan folder tersebut, hapus kembali folder tersebut dengan cara: rmdir \\.\C:\con.

06. Hehe.. semoga berguna.

Possibly Related Posts:


Category: ICT  | 27 Comments
Thursday, February 12th, 2009 | Author:

Aktifitas hari kedua Aksi Peduli Muslim Rohingya di persimpangan lima Banda Aceh ternyata lebih seru dari hari pertama. Selain aksi yang terbagi kedalam dua seisi, yang pertama dilaksanakan pada jam 11 siang sampai jam 12.30 dan yang kedua dilaksanakan setelah ba’da Ashar, juga dihadiri oleh Relawan baru. Mereka adalah sekelompok anak muda yang sedang menuntut ilmu di Akademi Ilmu Komputer (AMIKI) Banda Aceh.

Kehadiran anak-anak ini membuat relawan dari acehblogger.org dan Aceh Linux Activist tambah bersemangat, terutama koordinator lapangan aksi ini, Baiquni. Dengan sangat gigihnya, sang korlap langsung melakukan inspeksi ke toko-toko kelontong di sekitaran kota Banda Aceh untuk melakukan Sweeping kardus aQua Gelas. Alhasil, sesampai di simpang lima, kardus-kardus tersebut langsung diolah untuk bisa dipakai dalam menjalankan aksi ini. Dibawah ini anda bisa melihat galeri foto-foto kegiatan dari awal hingga kegiatan ini berakhir.

«« Membantu Tak Pandang Bulu »»

«« Relawan mempersiapkan kardus »»

«« Sedang memplester tanda aksi peduli »»

«« aduh plesternya.. »»

«« ayo, plester terus.. »»

«« Sini, biar abang bantu plesterin tanda aksi »»

«« anak-anak AMIKI sedang menunggu kardus »»

«« bu, mohon bantuannya »»

«« Korlap »»

««  Kardus Amal »»

«« wah, ga nyangka ada juga yang nyumbang 50 ribu »»

«« Satu juta.. Dua juta… Seratus juta..!! »»

«« Lagi menikmatin ngitung duit »»

«« Bos, jangan senyam senyum sendiri, duitnya masih banyak tuh dalam kardus »»

Untuk total dana yang terkumpul pada hari kedua aksi, bisa dilihat dengan mengklik pada link berikut ini http://acehblogger.org/blog/?p=9942.

Possibly Related Posts:


Category: Sosial  | 15 Comments
Wednesday, February 11th, 2009 | Author:

Hari pertama pengumpulan dana untuk pengungsi Rohingya berjalan dengan sukses. Berpusat di Simpang Lima Banda Aceh tepatnya jam 11 (kurang lebih dikit mohon diikhlasin) , para Acehbloggers dan Aceh Linux Activist (KPLI yah namanya?) mulai bergerak menulusuri deretan motor dan mobil yang sedang berhenti karena lampu Merahnya Trafik Light. Dengan rasa tanpa pamrih para bloggers ini mengayunkan kardus aQua gelas kesana kemari untuk segera dipenuhi dengan selembaran uang-uang halal.

Waktu terus berjalan dan matahari makin memaksa untuk turun dari ketinggian langit,  kurang tepat jam 12.30 (hehe..) para bloggers mulai merapat ke dermaga pak Polisi yang ada di simpang lima tersebut. Setelah istirahat sebentar, nah mulailah hasil “tangkapan”dihitung untuk mengetahui jumlah pendapatan hari ini. Proses perhitungan ini dilakukan oleh 4 orang (2 orang cewek dan 2 orang cowok, yang lain istirahat sambil canda dan tawa, sambil lirik² juga =p ) dengan memakan waktu 10-15 menit. Tapi yang kerennya, proses perhitungan ini juga diliputi oleh wartawan berambut panjang.. (jeh,, koq keren??) hom hai..

Sebelum mengetahui total pendapatan hari ini, bagaimana jika mata saudara melirik-lirik 2 buah galeri foto berikut ini.

Nah setelah dihitung (saya ikut juga itung euy ;) ) maka didapatilah jumlah sumbangan pada hari pertama sebesar : Rp. 1.334.500,- (Satu Juta Tiga Ratus Tiga Puluh Empat Ribu Lima Ratus Rupiah). Mungkin agak sedikit berbeda dengan sms yang anda terima dari saudara baiquni sebesar Rp. 1.330.500,- (maklum duitnya sembunyi dilipatan kotak aQua Qe³..)

Ohya buat kawan-kawan di acehblogger.org, mohon do’anya semoga besok atau hari ini jumlah yang didapat lebih besar dari pada hari kemaren yah. Sehingga kita dapat membantu saudara-saudara kita -muslim Rohingya- yang sedang dialami cobaan. Amiin..

Possibly Related Posts:


Category: Sosial  | 8 Comments
Wednesday, February 11th, 2009 | Author:

Masih ingat dengan manusia perahu yang terdampar di kepulauan sabang tepatnya diantara pulau Seulako dan pulau Rondo awal januari 2009 dan 3 Februari di Kuala Idi Rayeuk? iya mereka adalah Muslem Rohingya. Mereka adalah saudara-saudara kita seiman yang saat ini sangat butuh bantuan.

Di Negaranya Myanmar (ada juga dari Bangladesh) diperlakukan secara tidak manusiawi oleh tentara-tentara militer. Hak-hak mereka dirampas, dan kewarganegaraannya tidak diakui. Bayangkan sendiri jika kita diperlakukan seperti itu. Apa yang akan kita lakukan?. Mungkin inilah salah satu faktor yang membuat mereka memilih untuk mengungsikan diri ke luar sehingga terbebas dari penyiksaan yang tidak memihak ini.

Keberadaan para pengungsi rohingya ini mengingatkan kita akan kondisi Aceh beberapa waktu yang lalu, dimana banyak masyarakat Aceh yang karena kondisi keamanan yang buruk memilih keluar dari Aceh dan menetap di luar negeri untuk mencari keamanan dan kenyamanan.

Maka dari itu, sudah sepatutnya kita sebagai generasi muda yang cinta akan Islam secara bersama-sama membantu mereka dengan berbagai macam bantuan yang kita sanggupi, semoga Allah membalas segala keringanan tangan kita dalam memberi.

Di akhir tulisan ini, saya mengutip sebuah hadist yang sangat familiar kita dengar dalam kehidupan sehari-hari sehingga semoga bisa melahirkan kembali Ar-ruhul Jadid dalam diri kita semua, Allahumma Amiin..

“ Perumpamaan kaum mukminin dalam kecintaan mereka, kasih sayang mereka dan keakraban mereka seperti satu badan. Jika salah satu anggota badan sakit maka seluruh anggota badannya juga merasakan hingga tidak bisa tidur dan demam.” Muttafaqun Alaihi.

Possibly Related Posts:


Category: Agama, Opini, Sosial  | 7 Comments
Tuesday, February 10th, 2009 | Author:

Hoiii..

Pagi ini saya telah memasang alexa di blog tercinta saya ini dengan rangking yang begitu besar. Awalnya membuat saya berpikir jutaan kali untuk menyisipkan script Alexa Site Widgets. Mungkin karena malu membanding-bandingkan dengan mereka yang rangkingnya blog udah mencapai ratusan ribu bahkan puluhan ribu.

Ternyata setelah saya pikir-pikir mendapat rangking 12 jutaan (tepatnya 12.368.712) merupakan suatu kebanggaan sendiri. Bagaimana tidak, anda lihat saja, mereka yang rangking blognya ratusan ribu pasti tidak akan mendapat rangking seperti yang saya dapatkan sekarang.. hahaha..

Bener gak? kalau bener anda bisa melihat rangking saya saat ini, dibawah ini:

Nah kalau misal ketika anda mengunjungi blog saya rangkingnya sudah berubah, berarti blog ini sudah ada kemajuan. hehe..

Possibly Related Posts:


Category: cilakku  | Tags: , ,  | 13 Comments
Check Google Page Rank