<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>adikcilak.com</title>
	<atom:link href="http://blog.adikcilak.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.adikcilak.com</link>
	<description>Saling Berbagi Untuk Sesama</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Dec 2017 18:41:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
		<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
		<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=3.9.40</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>Rute Jalan Dari Babahrot (Blang Pidie) ke Blang Kejren (Gayo Lues)</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2017/07/17/rute-jalan-dari-babahrot-blang-pidie-ke-blang-kejren-gayo-lues/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2017/07/17/rute-jalan-dari-babahrot-blang-pidie-ke-blang-kejren-gayo-lues/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Jul 2017 08:59:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Nanggroeku]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<category><![CDATA[Babahrot]]></category>
		<category><![CDATA[Blang Kejeren]]></category>
		<category><![CDATA[Blang Pidie]]></category>
		<category><![CDATA[Gayo Lues]]></category>
		<category><![CDATA[Rute Jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1103</guid>
		<description><![CDATA[Rute ke Blang Kejeren via Babahrot Blang Pidie, adalah rute yang dari dulu saya idamkan.  Keinginan tersebut baru sempat terealisasikan sekarang yaitu pada liburan panjang Idul Fitri 1438 H. Tepatnya pada hari sabtu tanggal 1 juli 2017 saya dan adik sepupu saya memulai debut membelah hutan Aceh menuju kota Blang Kejeren.. cieeee debut hahaaaaaa&#8230; Pagi itu jam [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Rute ke Blang Kejeren via Babahrot Blang Pidie</strong>, adalah rute yang dari dulu saya idamkan.  Keinginan tersebut baru sempat terealisasikan sekarang yaitu pada liburan panjang Idul Fitri 1438 H. Tepatnya pada hari sabtu tanggal 1 juli 2017 saya dan adik sepupu saya memulai debut membelah hutan Aceh menuju kota Blang Kejeren.. cieeee debut hahaaaaaa&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Pagi itu jam 8 pagi lewat dikit, kami sudah berada di simpang Babahrot, Jalan menuju ke Blang Kejeren. Sebelum itu, tidak lupa kami makan pagi sedikit dan membaca do&#8217;a ketika sepeda motor akan bergerak. Tahukan doa apa yang saya baca? Bismillahi Majreha Wamursaha.. awas kalau kalian ga pernah baca doa ini pas berkenderaan. Berangkat dari rumah kawan saya yang berjarak sekitar 15 km dari simpang babahrot, kami singgah mengisi penuh tanki bensin di SPBU terdekat yang tidak jauh dari simpang babahrot. SPBU ini kalau dari Meulaboh melewati simpang Babahrot. Sayangnya, di SPBU ini jenis bahan bakar yang tersedia cuman Premium. Kasihan juga sepeda motor Nmax saya harus minum premium kali ini. Biasanya kan Pertamax.. huk huk huk.. ohyaa.. Kalau dulu saya setia dengan Honda Kharisma, setelah 14 tahun akhirnya saya putuskan untuk cerai dan mengganti baru. Alhamdulillah baru ada mahar (baca: rejeki) <img src="http://blog.adikcilak.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /> </p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1103"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kondisi Jalan<br />
</strong>Sejak masuk dari jalan besar provinsi, kondisi jalan mantrap. Kanan kiri terlihat kebun penduduk sekitar. Memasuki kilometer (km) 18,5 ditemui jalan rusak (non aspal) hingga km 33,8. Kondisinya jalan berbatu kecil dan berlumpur kalau hujan turun.  Akhirnya ketemu jalan aspal. eh ternyata cuman 2 km doang -_- . Pada km 35,1 ditemui jalan rusak sepanjang 4 km. Posisi kita sekarang dalam hutan besar yang lereng gunungnya sering longsor. Disini, sambil selvian dan moto-moto kami bertemu dengan 2 ekor beruang besar yang sebelumnya saya pikir macan hitam. Sempat terpikir juga, emang ada ya macan berwarna hitam? Baru tahunya beruang ketika melihat beruang awetan di pameran polisi baru-baru ini di Blang Padang. Besar banget cuy! Sodara saya sempat mau kabur ketika melihatnya, saya bilang tunggu dulu, foto dulu abang sampeng jurang ini.. kan beruangnya belum mau ngejar kita haha.. Walau jantung udah deg2an juga.  Setelah foto samping jurang kita langsung tancap gash beroo.. Tak jauh dari situ kelihatan ada jalan hitam. Senangnya minta ampyun. Aspal baruuuu.. heuhehuehue.. sambil melihat pemandangan yang luar biasa indahnya, eiittsss Kampreeeeet aspalnya cuman 500 meter aje.. @**&amp;$%^#.  Jalannya terus rusak dari km 40 sampai 41,5  terus km 48 jalan rusak lagi&#8230; hingga memasuki km 49,7. Masih mikir akan terus berlanjut. Eh ternyata jalan kali ini sudah asik dengan disuguhi pemandangan yang sangat bagus. Lebih bagus dari perjalanan saya sebelumnya yang melewati nagan raya ke takengon. Ada banyak spot sebenarnya jika ingin mengambil foto pemandangan yang sudah memasuki daerah terangon kabupaten gayo lues. Karena tidak ingin terlalu banyak habis waktu dijalan dan mengejar waktu untuk sampai ke air terjun Rerebe kami terus melaju sambil menikmati pemandangan sekitar yang subhanallah bagus sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau sudah melewati jalur ini, sebaiknya tidak melewatkan tempat wisata air terjun Rerebe yang cuakep itu. Untuk sampai ke air terjun rerebe, melewati terangon anda harus belok kiri nantinya ( 4.080410, 97.091125 ). Karena ke kanan anda akan menuju ke kota blang kejren. Jarak dari simpang babahrot ke kampung rerebe yaitu sekitar 95 km dengan waktu tempuh 4,5 jam. Silahkan baca: Rerebe, pesona wisata alam yang luar biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan kami masih belum berakhir, kawan. Setelah puas-puas mandi air terjun dan menikmati pemandangannya, kami segera meluncur ke Blang Kejren dengan menempuh waktu 1 jam perjalanan. Tidak ada lagi gunung yang harus didaki lagi karena memang untuk menuju ke BJ kita tinggal turun saja. Pemandangan sudhep pokok e&#8230; walau memang tidak sesuedhep terangon. Pohon-pohon  pinus menghiasi perjalanan menuju ke kota BJ.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kita hendak langsung ke Takengon, ada jalan potong yang bisa diambil. Dari Rerebe ntar bisa belok ke kiri. Lebih jelas bisa memantau Google Maps. Tapi mengingat stok tanki bahan bakar kami yang menepis dan harus isinya di SPBU, kami memang sengaja memilih ke Blang Kejren terlebih dahulu untuk dilalui sambil rehat dan sholat di masjid kota.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir tulisan ini, saya ingin mengatakan; selama saya melakukan perjalanan baik naik honda (motor) maupun mobil di Aceh, rute inilah yang memiliki pemandangan seindah mata seorang adikcilak&#8230; so biyuutifulllll&#8230;.</p>
<p style="text-align: justify;">Note: Fotonya ntar kapan-kapan saya upload.</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2015/12/05/wisata-greenland-aceh-besar/">Wisata Greenland Aceh Besar</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-bukan-kami-yang-batat/">10 Tahun Tsunami Aceh: Bukan Kami Yang &#8216;Batat&#8217;</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-peran-it-dalam-membentuk-generasi-tangguh-bencana/">10 Tahun Tsunami Aceh: Peran IT Dalam Membentuk Generasi Tangguh Bencana</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/12/26/refleksi-9-tahun-tsunami-dan-perkataan-pun-doa/">Refleksi 9 Tahun Tsunami: Dan Perkataan Pun Do&#8217;a</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/02/06/ayuk-kita-main-ke-pulau-nasi/">Ayuk, Kita Main ke Pulau Nasi</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2017%2F07%2F17%2Frute-jalan-dari-babahrot-blang-pidie-ke-blang-kejren-gayo-lues%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2017/07/17/rute-jalan-dari-babahrot-blang-pidie-ke-blang-kejren-gayo-lues/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengganti Bahasa di Foxit Reader</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2016/03/15/cara-mengganti-bahasa-di-foxit-reader/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2016/03/15/cara-mengganti-bahasa-di-foxit-reader/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Mar 2016 18:47:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[ICT]]></category>
		<category><![CDATA[Foxit Reader]]></category>
		<category><![CDATA[PDF]]></category>
		<category><![CDATA[PDF Viewer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1096</guid>
		<description><![CDATA[Foxit Reader adalah salah satu aplikasi pembuka PDF yang paling saya sukai ketika jaman-jaman Adobe Reader menguasai pangsa PDF viewer di jagat dunia maya ini. Waktu itu Adobe Reader menjadi satu-satunya aplikasi wajib yang terinstall oleh penjual komputer. Sayangnya, aplikasi ini memakan waktu yang lumayan lama ketika file PDF dibuka. Hingga saya mengenali Foxit Reader [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Foxit Reader adalah salah satu aplikasi pembuka PDF yang paling saya sukai ketika jaman-jaman Adobe Reader menguasai pangsa PDF viewer di jagat dunia maya ini. Waktu itu Adobe Reader menjadi satu-satunya aplikasi wajib yang terinstall oleh penjual komputer. Sayangnya, aplikasi ini memakan waktu yang lumayan lama ketika file PDF dibuka. Hingga saya mengenali Foxit Reader yang membuat falling in love hingga seterusnya. Sekarang mungkin sudah banyak aplikasi pembuka file PDF yang bisa kita temukan di portal teknologi informasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa master Foxit Reader ternyata memiliki default bahasa yang tidak biasa. Saya sendiri sering menemukan defaultnya dalam bahasa Rusia. Memang untuk sekedar membuka file PDF tidak terlalu masalah. Karena yang kita butuhkan itu hanya bisa membaca dokumen. Tapi ketika ingin memanfaatkan fungsi-fungsi seperti mengopy data, bahasa Rusia ini bikin menjengkelkan. seriuss..!!</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1096"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Teryata untuk mengubah bahasa di Foxit Reader tidak serumit melihat bahasa Rusia. Memang, pada kenyataannya disaat kita mengubah yang diperlukan itu adalah memasuki menu <strong>Preferences</strong> &gt; <strong>Languages</strong>. Nah jika bahasanya Rusia, emang kita tahu letak menu Preferences itu yang mana??? Gak tahukan?? kecuali emang sudah terbiasa dengan menu-menu yang ada di aplikasi Foxit Reader.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2016/03/Foxit-Reader-Ubah-Bahasa.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-1097" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2016/03/Foxit-Reader-Ubah-Bahasa.png" alt="Foxit Reader Ubah Bahasa" width="738" height="139" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Lantas bagaimana caranya kita menggantikan <strong>bahasa rusia ke bahasa Inggris</strong> tanpa harus masuk menu tersebut. Yaitu dengan membuat folder bahasa di dalam folder <span style="color: #303030;"> <strong>C:\Program Files or Program Files (x86) \Foxit Software\Foxit Reader\lan</strong>g. Buat folder baru dengan nama en_us. Sesudah kita membuat folder tersebut, donwload file yang ada di </span><strong>http://languages.foxitsoftware.com/xml/54/lang_en_us.xml</strong>. Simpan di dalam foler <strong>en_us</strong>. Sebaiknya sebelum cara-cara ini dijalankan, terlebih dahulu aplikasi Foxit Reader ditutup. Setelah itu baru dibuka kembali dan lihat Foxit Reader sudah berubah ke dalam bahasa Inggris.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencoba.</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2015/07/07/cara-mengecek-tracking-number-jne-di-saat-website-jne-down/">Cara Mengecek Tracking Number JNE Di Saat Website JNE Down</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/07/27/cara-menghilangkan-iklan-di-facebook-chrome-dan-firefox/">Cara Menghilangkan Iklan Di Facebook (Chrome dan Firefox)</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/01/01/cara-memperbaiki-error-deprecated-function-ereg-is-deprecated-in/">Cara Memperbaiki Error Deprecated: Function ereg() is deprecated in</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2012/09/20/cara-backup-data-hosting-yang-terhapusterformat/">Cara Backup Data Hosting Yang Terhapus/Terformat</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2012/04/18/hacking-jaringan-dengan-cain-abel/">Hacking Jaringan Dengan Cain &#038; Abel</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2016%2F03%2F15%2Fcara-mengganti-bahasa-di-foxit-reader%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2016/03/15/cara-mengganti-bahasa-di-foxit-reader/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisata Greenland Aceh Besar</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2015/12/05/wisata-greenland-aceh-besar/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2015/12/05/wisata-greenland-aceh-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Dec 2015 15:34:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Nanggroeku]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Ayam Bakar Greenland]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Aceh Besar]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Greenland]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata Kota Jantho]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1081</guid>
		<description><![CDATA[Wisata Greenland Aceh Besar Aceh memiliki sederetan tempat wisata yang bagus-bagus dan mengasyikkan. Terutama di Aceh Besar, kabupaten yang memiliki tempat wisata yang paling banyak dikunjungi. Seperti, pantai lhoknga, pantai lampuuk, pemandian air panas di Krueng Raya, Air terjun lhong, Benteng Indrapatra dan banyak lainnya yang bisa anda lihat di website Aceh Besar Tourism. Beberapa [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<h2>Wisata Greenland Aceh Besar</h2>
<p>Aceh memiliki sederetan tempat wisata yang bagus-bagus dan mengasyikkan. Terutama di Aceh Besar, kabupaten yang memiliki tempat wisata yang paling banyak dikunjungi. Seperti, pantai lhoknga, pantai lampuuk, pemandian air panas di Krueng Raya, Air terjun lhong, Benteng Indrapatra dan banyak lainnya yang bisa anda lihat di website <a href="http://acehbesartourism.com">Aceh Besar Tourism</a>.</p>
<p>Beberapa tempat <a href=//disbudpar.acehprov.go.id">wisata aceh</a> tersebut mungkin sudah biasa dikunjungi oleh wisatawan lokal Banda Aceh dan Aceh Besar. Tapi sekarang ada tempat baru di Aceh Besar yang patut dipertimbangkan untuk dikunjungi terutama buat keluarga yang ingin menghabiskan akhir pekannya dengan nyaman dan santai.</p>
<p>Greenland Jantho merupakan salah satu dari tempat wisata yang mesti anda kunjungi yang berada dibawah kaki bukit barisan. Tempatnya indah dengan dihiasi pemandangan Gunung seulawah dan bukit barisan. Ngomong tempat berarti juga  ngomong makanan apa yang disajikan. Ketika saya kesini menghadiri acara Aceh Blogger Gathering tentu yang menjadi perhatian saya itu masalah makanan. Secara saya memang manis dan sedikit gendut saya wajib merasakan masakan kokinya. Dan ternyata makanannya itu meu Aceh Ghayeuk (baca: aceh besar) banget. Kalau udah makan pasti harus lih singkee. Pu na lom.. Hehehe&#8230;</p>
<p><img class="size-full wp-image-1082" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2015/12/blogger-juga-butuh-makan.jpeg" alt="Ayam Bakar Greenland, Wisata Greenland"/></a><br />
<img src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2015/12/blogger-juga-butuh-makan-2.jpeg" alt="Blogger, Masakan Aceh Ghayeuk, Wisata Aceh"  /></a></p>
<p>Tuh, menggiurkan kan&#8230;.</p>
<p>Makanya, ajaklah keluarga anda kesini. Tunggu apa lagi&#8230;</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2017/07/17/rute-jalan-dari-babahrot-blang-pidie-ke-blang-kejren-gayo-lues/">Rute Jalan Dari Babahrot (Blang Pidie) ke Blang Kejren (Gayo Lues)</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-bukan-kami-yang-batat/">10 Tahun Tsunami Aceh: Bukan Kami Yang &#8216;Batat&#8217;</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-peran-it-dalam-membentuk-generasi-tangguh-bencana/">10 Tahun Tsunami Aceh: Peran IT Dalam Membentuk Generasi Tangguh Bencana</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/12/26/refleksi-9-tahun-tsunami-dan-perkataan-pun-doa/">Refleksi 9 Tahun Tsunami: Dan Perkataan Pun Do&#8217;a</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/02/06/ayuk-kita-main-ke-pulau-nasi/">Ayuk, Kita Main ke Pulau Nasi</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2015%2F12%2F05%2Fwisata-greenland-aceh-besar%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2015/12/05/wisata-greenland-aceh-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Mengecek Tracking Number JNE Di Saat Website JNE Down</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2015/07/07/cara-mengecek-tracking-number-jne-di-saat-website-jne-down/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2015/07/07/cara-mengecek-tracking-number-jne-di-saat-website-jne-down/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2015 08:19:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[ICT]]></category>
		<category><![CDATA[JNE]]></category>
		<category><![CDATA[TIKI]]></category>
		<category><![CDATA[Tracking Number]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1071</guid>
		<description><![CDATA[Disaat website JNE hidup mati-hidup mati alias hidup segan mati tak mau, saya merasa frustasi ketika harus membutuhkan pengecekan sebuah barang. Sudah beberapa hari menunggu tapi tetap saja website jne tidak bisa terbuka dengan normal. Ternyata permasalahan ini bukan hanya terjadi sekarang, dari beberapa forum yang saya baca setiap tahun ada saja kejadian serupa yang [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Disaat website JNE hidup mati-hidup mati alias hidup segan mati tak mau, saya merasa frustasi ketika harus membutuhkan pengecekan sebuah barang. Sudah beberapa hari menunggu tapi tetap saja website jne tidak bisa terbuka dengan normal. Ternyata permasalahan ini bukan hanya terjadi sekarang, dari beberapa forum yang saya baca setiap tahun ada saja kejadian serupa yang semestinya direspon dengan baik oleh pihak manajemen JNE.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena permasalahan yang saya hadapi ini menyangkut UANG yang harus saya dapatkan kembali dengan penjual barang, mau tidak mau saya harus berusaha untuk bisa mendapatkan informasi keberadaan barang saya yang sudah sampai kemana. Alhamdulillah, ternyata JNE masih memiliki tempat tracking number alternatif yang bisa dibuka pada alamat https://www.facebook.com/JNEPusat/app_1548730845355346.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2015/07/jne.co_.id_.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1075" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2015/07/jne.co_.id_.jpg" alt="tracking number jne.co.id" width="851" height="715" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Ini hasil tracking number barang saya.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2015/07/my-stuf.png"><img class="size-full wp-image-1074" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2015/07/my-stuf.png" alt="Tracking Number JNE" width="850" height="422" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Semoga bermanfaat.</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2016/03/15/cara-mengganti-bahasa-di-foxit-reader/">Cara Mengganti Bahasa di Foxit Reader</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/07/27/cara-menghilangkan-iklan-di-facebook-chrome-dan-firefox/">Cara Menghilangkan Iklan Di Facebook (Chrome dan Firefox)</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/01/01/cara-memperbaiki-error-deprecated-function-ereg-is-deprecated-in/">Cara Memperbaiki Error Deprecated: Function ereg() is deprecated in</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2012/09/20/cara-backup-data-hosting-yang-terhapusterformat/">Cara Backup Data Hosting Yang Terhapus/Terformat</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2012/04/18/hacking-jaringan-dengan-cain-abel/">Hacking Jaringan Dengan Cain &#038; Abel</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2015%2F07%2F07%2Fcara-mengecek-tracking-number-jne-di-saat-website-jne-down%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2015/07/07/cara-mengecek-tracking-number-jne-di-saat-website-jne-down/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tahun Tsunami Aceh: Bukan Kami Yang &#8216;Batat&#8217;</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-bukan-kami-yang-batat/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-bukan-kami-yang-batat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2014 07:42:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Nanggroeku]]></category>
		<category><![CDATA[10thnTsunamiAceh]]></category>
		<category><![CDATA[Caritas]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Pasir]]></category>
		<category><![CDATA[Meulaboh]]></category>
		<category><![CDATA[Tsunami 2004]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1053</guid>
		<description><![CDATA[Pagi itu cuaca masih belum terlalu terik karena mentari sedang mengambil posisinya untuk bisa lebih bersinar di ketinggian derjat. Lautpun masih terlalu tenang dari gelombang. Nampak dari kejauhan ombak masih enggan untuk melengkupkan dirinya. Disini, sebuah kampung yang waktu tsunami 2004 menjadi kampung terparah dilanda kehancuran. Tidak ada yang tertinggal kecuali beberapa pohon besar yang [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-align: justify; line-height: 1.5em;">Pagi itu cuaca masih belum terlalu terik karena mentari sedang mengambil posisinya untuk bisa lebih bersinar di ketinggian derjat. Lautpun masih terlalu tenang dari gelombang. Nampak dari kejauhan ombak masih enggan untuk melengkupkan dirinya. Disini, sebuah kampung yang waktu tsunami 2004 menjadi kampung terparah dilanda kehancuran. Tidak ada yang tertinggal kecuali beberapa pohon besar yang masih dibiarkan Tuhan untuk menjadi saksi bisu dan tempat sebagai tanda, bahwa pohon itu pernah menjadi “warga” sebuah kampung nelayan yang berada di pesisir laut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="line-height: 1.5em;">Namanya kampung Pasir, karena memang berada di pesisir laut Aceh Barat. Kampung ini terletak di kecamatan Johan Pahlawan, kira-kira 1 km dari pusat kota Meulaboh (kalau ditarik garis lurus mungkin lebih pendek dari itu). Mayoritas penduduk disini menggunakan bahasa jamu atau lebih kenal bahasa jamee alias bahasa minang. Tapi tidak sedikit yang menggunakan bahasa Aceh dengan logat minang. Beberapa orang pria yang saya temui malah menggunakan bahasa Aceh sebagai bahasa pengantarnya. Nampak dari ngomongan mereka ketika bercanda sesamanya.</span></p>
<div style="width: 650px" class="wp-caption aligncenter"><img title="denah-kp-pasir" alt="Peta Ancaman Kampung Pasir" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2012/07/denah-kp-pasir.jpg" width="640" height="395" /><p class="wp-caption-text">Peta Kampung Pasir</p></div>
<h2 style="text-align: center;"></h2>
<p><span id="more-1053"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Ada sebuah cerita menarik yang saya dapatkan dari sekretaris desa (sekdes)  kampung nelayan  yang bernama Amin KS. Seperti diketahui, gempa yang disusul tsunami tahun 2004 yang sangat dahsyat tersebut telah membawa dampak yang sangat besar bagi seluruh rakyat Aceh. Khususnya kampung Pasir yang memang terletak persis di bibir pantai laut kota Meulaboh. Meulaboh yang menjadi salah satu kabupaten terparah dilanda tsunami menjadi daerah prioritas penanganan bencana. Awal 2005, berbagai macam Organisasi Non-Pemerintah (NGO) masuk ke daerah ini untuk membantu. Salah satunya adalah CARITAS.</p>
<p style="text-align: justify;">Awal masuknya Caritas ke kampung ini dengan dibangunnya Komite Pembangunan Desa. Komite ini terdiri dari tokoh kampung dan beberapa penduduk setempat. Mempunyai tugas mengumpulkan data kepala keluarga, data penduduk yang selamat, penyelesaian hak kepunyaan tanah di kampung tersebut sampai melakukan komunikasi dengan pemerintah saat itu. Ketika ini terselesaikan, maka Caritas akan memberikan bantuan rumah kepada korban tsunami yang telah terdata.</p>
<p style="text-align: justify;">Pernah suatu ketika, pak sekdes kampung Pasir yang waktu itu menjabat anggota komite melakukan pertemuan dengan pejabat pemerintah. Isi pembicaraannya seputar relokasi penduduk kampung nelayan ke tempat yang aman. Dari hasil pertemuan itu tidak ada hasil yang menggembirakan, cuman keluar dari mulut pejabat saat itu lebih kurang: “masyarakat boleh pindah, dan masyarakat juga boleh tinggal ditempat itu”. Sebagai anggota komite, pak sekdes merasa kecewa dan mengungkap rasa kekesalannya karena mengganggap pejabat pemerintah tidak bisa memberikan solusi kepada masyarakat kampung Pasir yang membutuhkan relokasi ke tempat yang aman. Berulang kali ia mengatakan: ‘Bukan Kami yang “Batat” tapi pemerintahlah yang saat itu tidak bisa memberikan tempat yang aman bagi masyakarat  sehingga sampai sekarang kami telah menetap di bibir pantai ini’.</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti layaknya media memberitakan dan kita dengar bahwasanya banyak penduduk pesisir pantai yang tidak mematuhi amaran pemerintah. Karena alasan mereka bermatapencaharian sebagai nelayanlah sehingga mereka enggan untuk berpindah. Mungkin itu bisa saja benar di kampung pesisir lainnya  tapi tidak untuk kampung pasir yang masyarakatnya masih mengganggap pemerintah sebagai pengatur dan masyarakat orang yang mematuhi dan mengikuti segala perintah. Itu yang diungkapkan sekdes kampung Pasir.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan:</strong> Tulisan ini diikutkan dalam Lomba Menulis Kebencanaan dengan tema “Berdamai dengan Bencana” dalam rangka memperingati 10 tahun tsunami Aceh.</p>
<p style="text-align: justify;">
<h2 style="text-align: center;">Berdamai dengan Bencana</h2>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2017/07/17/rute-jalan-dari-babahrot-blang-pidie-ke-blang-kejren-gayo-lues/">Rute Jalan Dari Babahrot (Blang Pidie) ke Blang Kejren (Gayo Lues)</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2015/12/05/wisata-greenland-aceh-besar/">Wisata Greenland Aceh Besar</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-peran-it-dalam-membentuk-generasi-tangguh-bencana/">10 Tahun Tsunami Aceh: Peran IT Dalam Membentuk Generasi Tangguh Bencana</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/12/26/refleksi-9-tahun-tsunami-dan-perkataan-pun-doa/">Refleksi 9 Tahun Tsunami: Dan Perkataan Pun Do&#8217;a</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/02/06/ayuk-kita-main-ke-pulau-nasi/">Ayuk, Kita Main ke Pulau Nasi</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2014%2F08%2F17%2F10-tahun-tsunami-aceh-bukan-kami-yang-batat%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-bukan-kami-yang-batat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Tahun Tsunami Aceh: Peran IT Dalam Membentuk Generasi Tangguh Bencana</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-peran-it-dalam-membentuk-generasi-tangguh-bencana/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-peran-it-dalam-membentuk-generasi-tangguh-bencana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Aug 2014 06:50:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba]]></category>
		<category><![CDATA[Nanggroeku]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[10thnTsunamiAceh]]></category>
		<category><![CDATA[ATDR]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[DIBA]]></category>
		<category><![CDATA[PIBA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1043</guid>
		<description><![CDATA[Kawan&#8230; Hampir sepuluh tahun gempa dan tsunami Aceh 2004. Serangkaian proses yang kita hadapi telah membentuk kita menjadi generasi yang tangguh dari bencana. Proses terbentuknya ketangguhan ini dilalui secara bertahap. Bukan sembarangan proses. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, dan bencana yang silih berganti telah mengajarkan kita akan artinya ketangguhan dalam berbencana. [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-align: justify; line-height: 1.5em;">Kawan&#8230;</span></p>
<p style="text-align: justify;">Hampir sepuluh tahun gempa dan tsunami Aceh 2004. Serangkaian proses yang kita hadapi telah membentuk kita menjadi generasi yang tangguh dari bencana. Proses terbentuknya ketangguhan ini dilalui secara bertahap. Bukan sembarangan proses. Hari demi hari, bulan demi bulan, tahun demi tahun, dan bencana yang silih berganti telah mengajarkan kita akan artinya ketangguhan dalam berbencana. Kita korban, kita relawan dan kita pembangun. Yang membangunkan kembali pemukiman, pendidikan, pemerintahan, infrastruktur, ekonomi, dan segala sektor penting lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">10 tahun itu bukan waktu yang cepat. Disana ada proses pembelajaran bencana yang terus berulang-ulang. Gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, kebakaran dan berbagai macam jenis bencana lainnya telah mengajarkan kita akan kewaspadaan. Jika kita kembali membuka halaman lama saat gempa dan tsunami 2004 terjadi, begitu banyak korban yang jatuh akibat ketidakpahaman kita. Padahal gejala akan datangnya tsunami sudah tampak didepan mata tapi kita masih terpaku pada goyangan gempa. Jauh tahun kemudian, saat terjadi gempa kuat 11 april 2012, dimana saat itu masyarakat mulai menghindari bibir pantai dan mengungsi ke tempat yang aman seperti bukit dan gedung penyelamatan. Ini menjadi bukti bahwa pemahaman masyarakat terhadap gempa semakin meningkat.</p>
<div id="attachment_1044" style="width: 347px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/08/response-recovery-mitigation-preparedness.jpg"><img class="size-full wp-image-1044" alt="sumber gambar: dallascounty.org" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/08/response-recovery-mitigation-preparedness.jpg" width="337" height="244" /></a><p class="wp-caption-text">sumber gambar: dallascounty.org</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="text-align: justify; line-height: 1.5em;"><span id="more-1043"></span><br />
Bagaimanapun, pembelajaran selama 10 tahun itu akan terus bisa dinikmati jika kita dapat memanfaatkan teknologi informasi dalam menyokong pembangunan yang berkelanjutan. Selama ini, kita seperti terpisah dengan dokumen atau pembelajaran dari proses rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) kejadian bencana atau pasca gempa dan tsunami 2004. Lantas bagaimana kita bisa membentuk generasi tangguh bencana jika pembelajaran yang telah ada semakin susah untuk didapat? Untuk menjawab persoalan ini maka diperlukan ketersediaan/keterbukaan Informasi secara elektronik.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Proses rehab rekon yang dilakukan banyak organisasi kemanusiaan telah meninggalkan banyak dokumen penting yang seharusnya bisa dijadikan pembelajaran terhadap kemajuan atau kemunduran sebuah pemulihan daerah bencana. Ini menjadi penting mengingat sering kali terdengar ketidakterbukaan penggunaan dana, tidak meratanya pembangunan pasca bencana, tumpang tindih bantuan, dan sebagainya yang membuat proses rehab rekon tidak jalan dengan semestinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adalah <strong>ATDR (Aceh Tsunami Digital Repository)</strong>, sebuah sistem <em>online</em> yang dirancang untuk mendokumentasikan secara elektronik data dan informasi tentang <strong>Tsunami Aceh</strong> serta informasi lainnya yang berhubungan dengan kebencanaan. Data-data ini dikumpulkan dari berbagai organisasi kemanusiaan seperti TDMRC, BRR, ManGeoNAD, SDC, GTZ, Wetland, Polda Aceh, Pemerintah Aceh dan lain sebagainya. ATDR memberikan banyak manfaat  bagi komunitas peneliti dari seluruh dunia untuk cakupan penelitian yang sangat luas, seperti kolaborasi penelitian dan analisa dari berbagai sudut pandang multi-disiplin ilmu. Sistem ini bisa dikatakan satu-satunya sistem dokumentasi digital tentang tsunami yang masih <em>online</em> sampai sekarang.  Anda bisa mengunjunginya dengan alamat <strong>http://atdr.tdmrc.org</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" alt="" src="http://piba.tdmrc.org/sites/default/files/leafletATDR2.jpg" width="700" height="500" /></p>
<p style="text-align: justify;">Indonesia merupakan daerah rawan bencana. Karena itu kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana menjadi program pilihan 100 hari kepemimpinan presiden Susilo Bambang Yudhoyono periode kedua pada tahun 2009 yang lalu. Berbicara kesiapsiagaan berarti kita berbicara mengantisipasi bencana. Cara mengantisipasi bencana dapat dilakukan dengan mempelajari intensitas atau frekuensi bencana yang sering terjadi di Indonesia, khususnya daerah dimana kita berada. Bagaimana kita bisa mengetahui intensitas sebuah bencana yang ada ditempat kita? Yaitu dengan mempelajari dan menganalisis data kejadian bencana.  Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) bekerjasama dengan Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana (TDMRC) Unsyiah telah menginisiasi sebuah aplikasi <em>online</em> yang dinamakan DIBA (Data Informasi Bencana Aceh). DIBA adalah sebuah gudang data dan informasi kejadian bencana berbasis web yang digunakan untuk menganalisa statistik bencana alam di Aceh dan berperan sebagai media pendukung keputusan untuk pengurangan risiko bencana. Untuk mengaksesnya kita dapat membukanya pada alamat <strong>http://diba.acehprov.go.id</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignnone" style="line-height: 1.5em;" alt="" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2011/10/diba-hiyyder.png" width="807" height="126" /></p>
<p style="text-align: justify;">Mempelajari dokumen rehab rekon, analisis data kejadian bencana masih kurang cukup untuk membuat generasi ini menjadi tangguh. Kita masih memerlukan masyarakat yang mengerti dan memahami arti bencana sesungguhnya. Yaitu dengan membangun pengetahuan masyarakat terhadap kejadian bencana di Aceh sejak dini. Pusat Informasi Bencana Aceh yang dapat diakses melalui <strong>http://piba.tdmrc.org</strong> adalah salah satu dari puluhan sistem informasi yang dapat membangun budaya ketahanan terhadap bencana lewat pendidikan dan pengetahuan. Website ini berisi sejarah dari berbagai macam bencana alam dan non alam, kearifan lokal, pengetahuan kebencanaan dan lain sebagainya.</p>
<div id="attachment_1049" style="width: 607px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/08/Piba.png"><img class=" wp-image-1049 " alt="Pusat Informasi Bencana Aceh" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/08/Piba.png" width="597" height="353" /></a><p class="wp-caption-text">Pusat Informasi Bencana Aceh</p></div>
<p style="text-align: justify;">Maka dari itu, kita sangat berharap peran IT dapat menjadi tolak ukur kesuksesan terhadap edukasi bagi masyarakat agar melek dengan bencana.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Catatan:</strong> Tulisan ini diikutkan dalam Lomba Menulis Kebencanaan dengan tema “Berdamai dengan Bencana” dalam rangka memperingati 10 tahun tsunami Aceh.</p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2017/07/17/rute-jalan-dari-babahrot-blang-pidie-ke-blang-kejren-gayo-lues/">Rute Jalan Dari Babahrot (Blang Pidie) ke Blang Kejren (Gayo Lues)</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2015/12/05/wisata-greenland-aceh-besar/">Wisata Greenland Aceh Besar</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-bukan-kami-yang-batat/">10 Tahun Tsunami Aceh: Bukan Kami Yang &#8216;Batat&#8217;</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/12/26/refleksi-9-tahun-tsunami-dan-perkataan-pun-doa/">Refleksi 9 Tahun Tsunami: Dan Perkataan Pun Do&#8217;a</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/02/06/ayuk-kita-main-ke-pulau-nasi/">Ayuk, Kita Main ke Pulau Nasi</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2014%2F08%2F17%2F10-tahun-tsunami-aceh-peran-it-dalam-membentuk-generasi-tangguh-bencana%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2014/08/17/10-tahun-tsunami-aceh-peran-it-dalam-membentuk-generasi-tangguh-bencana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>RSUZA Paska Puasa dan Hari Raya</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2014/08/03/rsuza-paska-puasa-dan-hari-raya/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2014/08/03/rsuza-paska-puasa-dan-hari-raya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 Aug 2014 22:14:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Iseng]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[RSUZA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1039</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini hari senin. Hari bermulanya anda bekerja setelah seminggu penuh anda bersalam-salaman dengan ratusan tangan. Baik tangan itu bersih atau tangan kotor. Berminyak atau masih dengan bekasan upilan ketika menunggu sanak saudara, karib kerabat, maupun handai tolan yang katanya mau ke rumah. Seminggu pun berlalu, setelah tabuh takbiran dikumandangkan. Perayaan makanan pun tersaji di [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hari ini hari senin. Hari bermulanya anda bekerja setelah seminggu penuh anda bersalam-salaman dengan ratusan tangan. Baik tangan itu bersih atau tangan kotor. Berminyak atau masih dengan bekasan upilan ketika menunggu sanak saudara, karib kerabat, maupun handai tolan yang katanya mau ke rumah.</p>
<p style="text-align: justify;">Seminggu pun berlalu, setelah tabuh takbiran dikumandangkan. Perayaan makanan pun tersaji di rumah-rumah, kantoran, halal bi halal di semua tempat dimana rezeki dilebihkan. Tidak lupa disana ada lontong, rendang, sumur (?), sie rebush, kuweh, kacang, es buah, sirop dan berbagai macam makanan dan minuman penyejuk mata dan perut yang menggoda setiap insan. Tua dan muda pun berkongsi untuk menyantapnya.<span id="more-1039"></span></p>
<div style="text-align: justify;">
<p>Hari-hari penuh dengan makanan yang melezatkan dengan berbagai macam dampak pada kesehatan.</p>
<p>Besok hari, senin, seperti yang saya katakan diatas. Selama bertahun-tahun paska puasa dan lebaran, mungkin tidak banyak dari kita yang sekedar respek dengan kuantitatif pasien di Rumah Sakit. Saya ingin mengajak kawan-kawan untuk menoleh atau melirikan bola matanya ketika esok pagi hingga siang hari ke dalam perkarangan Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA). Tidak usah masuk. Lihat saja dari luar sambil berangkat ke tempat kerja dengan mengamati seberapa padatnya parkiran disana. Jika tidak padat, ada kemajuan terhadap kesadaran hidup sehat yang terus ditanamkan. Tapi saya tidak yakin Hehehe..</p>
<p>Kalau ada waktu luang, masuklah kesana dan lihat siapa yang ada disana. Biaya parkir honda disana diatas standar sedikit, yaitu Rp. 2000. Kalau udah masuk, disana ada bapak dan ibu kita. Ayah-ayah kita dan bunda-bunda kita. Saudara-saudari kita. Atau mungkin kita. Saya? Hehe. Tahukah anda, jika pasien itu para orang tua, apa yang mereka lakukan disana? Mereka pada kebanyakan melakukan checkup terhadap kondisi kesehatan. Baik itu gula darah, asam urat, kolesterol, lemak, atau istilah kedokteran lainnya yang saya tidak tahu. Yang pasti, imbas makanan lebaran telah membuat orang tua, keluarga, dan saudara-i kita meramaikan Rumah sakit itu.<br />
Jangan lupa menemani, ayah dan ibu kita. Mudah-mudahan dipertemukan dengan ibu dokter yang cantik-cantik dan manis, baik hati, ramah, dan tetaplah tersenyum. Semoga ibu dokter masih single dan kalau udah punya cowok semoga cepat putus. Amiin.! Opsssss&#8230;</p>
<p>Selamat menunaikan Sholat shubuh kawans.<br />
Wassalam. Saya mau bubuk.. hihi.. <i></i></p>
</div>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2012/07/07/tips-melewati-gunung-singgah-mata-bagi-pengendara-seorang-diri/">Tips Melewati Gunung Singgah Mata Bagi Pengendara Seorang Diri</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2012/04/25/permohonan-maaf-lionel-messi-kepada-fans-barca-di-aceh/">Permohonan Maaf Lionel Messi Kepada Fans Barca di Aceh</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2014%2F08%2F03%2Frsuza-paska-puasa-dan-hari-raya%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2014/08/03/rsuza-paska-puasa-dan-hari-raya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amankah Berpuasa Bagi Ibu Hamil?</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2014/06/28/amankah-berpuasa-bagi-ibu-hamil/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2014/06/28/amankah-berpuasa-bagi-ibu-hamil/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2014 09:48:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kurma]]></category>
		<category><![CDATA[Larangan Puasa]]></category>
		<category><![CDATA[Pregnant]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa Bagi Ibu Hamil]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa Bagi Wanita Hamil]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=1021</guid>
		<description><![CDATA[Satu hari yang lalu, selepas jumat saya sempat berbincang santai bersama keluarga. Mengingat masa melahirkan adik saya yang tidak lama lagi. Katanya sih dalam hitungan hari ke depan sudah bisa melahirkan. Tentu hitungan hari ke depan itu adalah awalnya bulan Ramadhan. Terlintas dibenak saya bagaimana jika seorang ibu hamil berpuasa. Apakah secara agama dan kesehatan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Satu hari yang lalu, selepas jumat saya sempat berbincang santai bersama keluarga. Mengingat masa melahirkan adik saya yang tidak lama lagi. Katanya sih dalam hitungan hari ke depan sudah bisa melahirkan. Tentu hitungan hari ke depan itu adalah awalnya bulan Ramadhan. Terlintas dibenak saya bagaimana jika seorang ibu hamil berpuasa. Apakah secara agama dan kesehatan dibolehkan?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Bolehkah-wanita-hamil-berpuasa.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1022" alt="Bolehkah wanita hamil berpuasa" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Bolehkah-wanita-hamil-berpuasa.jpg" width="210" height="305" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dari beberapa literatur yang saya baca di Internet, terkait <span style="text-decoration: underline;">wanita hamil berpuasa dalam Islam</span> sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits : <em>&#8220;Sesungguhnya Allah &#8216;azza wa jalla meringankan setengah salat untuk musafir dan meringankan puasa bagi musafir, wanita hamil dan menyusui.&#8221;</em> (HR An Nasai no 2275, Ibnu Majah no 1667, dan Ahmad 4/347).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Lantas bagaimana Islam meringankan wanita hamil/menyusui berpuasa?<span id="more-1021"></span></strong><br />
Tentu ada beberapa pendapat ulama yang patut kita dengarkan:<br />
<em>1. Hanya Menggantikan Puasa (Mengqadha) Tanpa Fidyah</em></p>
<p style="text-align: justify;">Imam Nawawi mengatakan, “<em>Para sahabat kami (ulama Syafi’iyah) mengatakan, ‘Orang yang hamil dan menyusui, apabila keduanya khawatir dengan puasanya dapat membahayakan dirinya, maka dia berbuka dan mengqadha. Tidak ada fidyah karena dia seperti orang yang sakit dan semua ini tidak ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah). Apabila orang yang hamil dan menyusui khawatir dengan puasanya akan membahayakan dirinya dan anaknya, maka sedemikian pula (hendaklah) dia berbuka dan mengqadha, tanpa ada perselisihan (di antara Syafi’iyyah)</em>.&#8221; <em>(</em>al-Majmu’: 6/177)</p>
<p><em>2. Hanya Membayar Fidyah Tanpa Mengqadha Puasa</em></p>
<p>Pendapat seperti ini merujuk pada ayat Al-Qur’an yang artinya, <em>“Dan wajib bagi orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar diyah (yaitu) membayar makan satu orang miskin.”</em> (Qs. Al-Baqarah [2]: 184)</p>
<p style="text-align: justify;">Sedangkan hadis yang menguatkan bahwa wanita hamil atau menyusui yang khawatir akan bayinya wajib membayar fidyah merujuk pada hadist yang diriwayatkan Abu Daud : &#8220;<em>Wanita hamil dan menyusui, jika takut terhadap anak-anaknya, maka mereka berbuka dan memberi makan seorang miskin.</em>” (HR. Abu Dawud).  Pendapat ini juga diutarakan oleh Ibnu Abbas dan Ibnu ‘Umar<em></em> <em>radhiallahu’anhuma.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berpuasa bagi wanita hamil/menyusui ditinjau dari dunia kesehatan</strong></p>
<p>Dalam dunia kesehatan, pendapat membolehkan wanita hamil/menyusui berpuasa juga bermacam-bermacam. Ada yang membolehkan, ada yang tidak, dan ada yang membolehkan tapi dengan persyaratan. Sebenarnya yang dikhawatirkan dari wanita hamil berpuasa adalah kurang makan sehingga janin kekurangan gizi. Dengan demikian jawaban yang tepat untuk pertanyaan diatas adalah tergantung dari kondisi ibu/wanita hamil itu sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Manfaat Berpuasa Bagi Ibu Hamil</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kata dr Imam Rasjidi, SPOG (K) Onk yang saya kutip dari website liputan6 &#8220;Manfaat puasa salah satunya adalah dapat mencegah penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Bagi ibu hamil dan janin, makanan yang berlebihan gizi dapat mengakibatkan kegemukan dan penyakit degeneratif pada ibu dan janin. Ibu hamil yang berpuasa juga dapat menambah jumlah sel darah putih, di mana kondisi ini dapat menjauhkan serangan penyakit jantung dan pembuluh darah, serta meningkatkan kekebalan tubuh. Puasa juga memberikan waktu istirahat pada organ pencernaan, yang dapat membantu menjaga fungsi organ pencernaan. Puasa bagi ibu hamil dapat membersihkan tubuh dari racun dan kotoran atau disebut juga detoksifikasi, yang dapat membatasi asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh, sehingga menghasilkan enzim antioksidan yang membersihkan zat-zat bersifat racun dalam tubuh. Pada saat berpuasa juga terjadi penurunan glukosa dan berat badan, dimana hal ini bermanfaat untuk mencegah terjadinya obesitas pada ibu hamil dan janin. Tidak hanya puasa, shalat tarawih yang dijalankan pada bulan Ramadhan setelah berbuka juga memiliki manfaat, yaitu membantu memproses metabolisme makanan dalam tubuh. Jika dilakukan penghitungan dengan penghitung kalori, jumlah kalori yang terbakar selama shalat tarawih sebesar 200 kalori . Jika kesehatan janin dinyatakan sehat dan mendukung ibadah puasa, maka ibu hamil dapat melakukan puasa dan hal tersebut tidak mengganggu perkembangan janin, justru mendatangkan manfaat&#8221;</p>
<p><strong>Larangan Berpuasa Bagi Wanita Hamil</strong><br />
Jangan berpuasa jika:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Wanita/ibu hamil yang menderita penyakit tekanan darah tinggi, Diabetes Melitus (DM), atau muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan dehidrasi.</li>
<li>Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit.</li>
<li>Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil.</li>
<li>Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.</li>
<li>Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Jika ingin berpuasa bagi wanita/ibu hamil, ada baiknya<br />
<strong>Ketika Sahur<br />
</strong>- Niatkan berpuasa agar kesehatan ibu dan janin menjadi lebih sehat dan terhindar dari segala macam penyakit.<br />
- Pilihlah makanan yang memiliki protein dan lemak. Karena kedua zat gizi ini bertahan lama didalam pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Seperti daging dan telur, adalah makanan yang memiliki protein dan kalori yang tinggi yang sangat membantu asupan gizi bagi janin dalam kandungan.<br />
- Konsumsi makanan yang memiliki vitamin C.<br />
- Hindari makanan manis seperti gula  karena akan membuat badan lemas dan tidak bertenaga.<br />
- Perbanyak minum air putih sampai Imsyak datang.</p>
<p><strong>Ketika Berpuasa</strong><br />
- Membaca ayat suci Al-qur&#8217;an agar janin menjadi tentram.<br />
- Berzikir dan bershalawat.<br />
- Istirahat yang cukup.</p>
<p><strong>Ketika Berbuka</strong><br />
- Awali berbuka dengan yang manis-manis. Tidak mesti berbuka itu harus dengan minum air gula. Kurma adalah salah satu makanan manis yang disunnahkan didalam hadist. Jus dan kolak juga merupakan makanan manis yang boleh dicicipi oleh bumil (ibu hamil).<br />
- Sebaiknya ibu hamil tidak langsung makan besar ketika berbuka. Tapi sebaiknya ditunaikan setelah sholat maghrib. Setelah sholat terawih, usahakan makan walau sedikit. Dan<br />
-  Minum air hangat untuk memperbaiki reproduksi air ASI.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><br />
</strong>Tulisan diatas adalah hasil kompilasi dari beberapa link dibawah dan tambahan dari penulis. Tulisan ini tidak serta merta menjadi panduan karena masih jauh dari yang diharapkan tapi hanya ingin saling berbagi dan bermanfaat bagi penulis sendiri dan bagi ibu-ibu hamil beserta keluarganya.</p>
<p>Baca juga : <a href="http://blog.adikcilak.com/2013/01/05/adat-pantang-pada-masa-kehamilan-ditinjau-dari-segi-medis-dan-agama/" target="_blank">adat pantang pada masa kehamilan ditinjau dari segi medis dan agama</a></p>
<p style="text-align: justify;">Bacaan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>http://hukum-islam.com/2013/06/bagaimanakah-hukum-puasa-ramadhan-bagi-ibu-hamil-menyusui/</li>
<li>http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Gizi+dan+Kesehatan/berpuasa.saat.hamil.boleh.saja/001/001/596/1/puasa+saat+hamil/Kehamilan/02/5</li>
<li>http://health.liputan6.com/read/648530/manfaat-puasa-bagi-ibu-hamil</li>
<li>http://bidanku.com/tips-berpuasa-selama-hamil</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/01/05/adat-pantang-pada-masa-kehamilan-ditinjau-dari-segi-medis-dan-agama/">Adat Pantang Pada Masa Kehamilan Ditinjau Dari Segi Medis dan Agama</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2012/01/11/mari-mengenal-jenis-jenis-najis/">Mari Mengenal Jenis-jenis Najis</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2009/12/24/hukum-mengucapkan-selamat-natal/">Hukum Mengucapkan Selamat Natal</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2009/08/14/membaca-al-quran-secara-online/">Membaca Al-Quran Secara Online</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2009/05/11/tips-membaca-doa-sebelum-tidur/">Tips Membaca Do&#8217;a Sebelum Tidur</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2014%2F06%2F28%2Famankah-berpuasa-bagi-ibu-hamil%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2014/06/28/amankah-berpuasa-bagi-ibu-hamil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Kompos Organik Super Cepat</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2014/06/21/cara-membuat-kompos-organik-super-cepat/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2014/06/21/cara-membuat-kompos-organik-super-cepat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2014 18:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Agriculture]]></category>
		<category><![CDATA[Alang-alang]]></category>
		<category><![CDATA[Daun bambu]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Jati]]></category>
		<category><![CDATA[Kompos]]></category>
		<category><![CDATA[Kompos Cair]]></category>
		<category><![CDATA[Kompos Organik]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk]]></category>
		<category><![CDATA[Pupuk Organik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=994</guid>
		<description><![CDATA[Kompos organik dapat dibuat dari berbagai sampah organik yang terdapat di sekeliling kita. Seperti busukan daun, daun jati, daun bambu, alang-alang adalah beberapa contoh dari bahan organik yang bisa dimanfaatkan. Kompos adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik baik hewan maupun tumbuhan yang dibusukkan oleh mikro organisme pengurai (dekomposer). Untuk apa kompos digunakan? Tentu, kegunaan [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kompos organik dapat dibuat dari berbagai sampah organik yang terdapat di sekeliling kita. Seperti busukan daun, daun jati, daun bambu, alang-alang adalah beberapa contoh dari bahan organik yang bisa dimanfaatkan. Kompos adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik baik hewan maupun tumbuhan yang dibusukkan oleh mikro organisme pengurai (dekomposer). Untuk apa kompos digunakan? Tentu, kegunaan dari kompos adalah sebagai unsur hara dan media tanam bagi tumbuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kali ini, saya akan membagikan <a href="http://blog.adikcilak.com/2014/06/21/cara-membuat-kompos-organik-super-cepat/" target="_blank"><strong>cara pembuatan kompos organik</strong></a> dalam waktu yang relatif singkat. Bahan-bahannya sangat mudah kita temukan di sekeliling kita. Apa-apa saja bahan tersebut?</p>
<p style="text-align: justify;">1. Daun jati kering 2 karung goni ukuran 40 atau 50 kg.<br />
2. Daun bambu kering 1 karung goni ukuran 40 atau 50 kg.<br />
3. Daun (rerumputan) alang-alang kering 1 karung goni ukuran 40 atau 50 kg.<br />
4. Singkong 5 Kg (semakin banyak semakin bagus).<br />
5. Ragi tape/fermipan.<br />
6. Bekatul 1 karung.<br />
7. Gula 1/2 Kg.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara Membuat:<br />
1. Siapkan air sebanyak 2 liter. Masukkan dalam kuali beserta gula pasir 1/2 kg dan Rebuslah.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Gula-Pasir-di-Rebus.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1004" alt="Gula Pasir di Rebus" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Gula-Pasir-di-Rebus.jpg" width="637" height="1001" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">2. Dinginkah air rebusan tadi.<span id="more-994"></span><br />
3. Setelah dingin, masukkan air tersebut ke dalam toples kemudian masukkan ragi/fermipan. Tutup rapat dan lihatlah sampai kelihatan ragi tersebut bereaksi (berbuih).<br />
<a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Proses-Fermipan-Berbuih.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1005" alt="Proses Fermipan Berbuih" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Proses-Fermipan-Berbuih.jpg" width="640" height="373" /></a><br />
4. Sambil menunggu ragi tersebut bereaksi, sekarang mari kita parut singkongnya.<br />
5. Proses memarut atau pengkukuran singkong sebaiknya dilakukan sedikit halus. Hasilnya bisa dilihat digambar bawah ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Hasil-parutan-singkong.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1006" alt="Hasil parutan singkong" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Hasil-parutan-singkong.jpg" width="406" height="640" /></a><br />
6. Cincang atau cacah daun jati, bambu dan alang-alang. Kalau daun jati betul-betul kering, anda bisa meremesnya dengan menghancurkan daunnya. Untuk alang-alang, siapkan gunting, potong saja sekitar 10 cm agar nantinya mudah (gak panjang-panjang) ketika dipersiapkan sebagai media tanam. Jika anda tidak mendapati daun jati/alang-alang kering, bisa memetik yang masih hijau, tapi syaratnya tetap harus dikeringkan. Mengeringkan daun jati lebih mudah daripada alang-alang. Daun jati dijemur diterik matahari selama satu hari sudah membuat ia kering kerontang. Ketika diremas akan langsung hancur. Tapi alang-alang tidak, anda butuh mengeringkannya beberapa hari sehingga kecoklatan. Cara cepatnya adalah menjemur diatas seng rumah anda. Jangan lupa dibolak-balik.</p>
<div id="attachment_1007" style="width: 490px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Alang-alang-sebelum-dan-sesudah-dijemur.jpg"><img class="size-full wp-image-1007" alt="Alang-alang sebelum dan sesudah dijemur" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Alang-alang-sebelum-dan-sesudah-dijemur.jpg" width="480" height="544" /></a><p class="wp-caption-text">Alang-alang sebelum dan sesudah dijemur</p></div>
<div id="attachment_1008" style="width: 262px" class="wp-caption aligncenter"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Alang-alang-dipotong.jpg"><img class="size-full wp-image-1008" alt="Alang-alang dipotong" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Alang-alang-dipotong.jpg" width="252" height="448" /></a><p class="wp-caption-text">Alang-alang dipotong</p></div>
<p style="text-align: justify;">7. Siapkan ember. Masukkan cacahan daun jati, bambu, dan alang-alang secara bertahap. Kemudian taburkan bekatul dan parutan singkong. Kemudian masukkan lagi daun jati, bambu dan alang-alang. Taburkan kembali parutan singkong dan bekatul. Lakukanlah secara bertahap. Jika anda tidak melakukan secara bertahap, takutnya nanti anda akan susah dalam mengaduknya sampai rata. Pengalaman saya, ketika cacahan ditumpukkan paling bawah kemudian ditaburkan ubi dan bekatul, maka hasil ketika diaduk tidak akan merata kecuali anda mengaduknya diluar ember.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Bahan-organik-dimasukkan-dalam-ember.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1009" alt=" Bahan organik dimasukkan dalam ember." src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Bahan-organik-dimasukkan-dalam-ember.jpg" width="504" height="448" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">8. Ketika campuran ragi/fermipan sudah berbuih (step 3), kemudian campurkan dengan 100 liter air.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Larutan-ragi-dicampur-air.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1010" alt="Larutan ragi dicampur air" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Larutan-ragi-dicampur-air.jpg" width="640" height="360" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">9. Siramkan larutan fermipan yang sudah dicampur air tadi ke dalam ember yang telah kita aduk bahan kompos.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Siram-ke-dalam-ember.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1011" alt="Siram ke dalam ember" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Siram-ke-dalam-ember.jpg" width="252" height="448" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">10. Tutup rapat drum dan tunggu hingga 3 jam.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Tutup-Rapat.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1012" alt="Tutup Rapat" src="http://blog.adikcilak.com/wp-content/uploads/2014/06/Tutup-Rapat.jpg" width="292" height="448" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">11. Tiriskan larutan air yang ada didalam ember tadi. Jangan dibuang karena larutan air ini bisa dijadikan sebagai pupuk cair.<br />
12. Kompos siap digunakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian <a href="http://blog.adikcilak.com/2014/06/21/cara-membuat-kompos-organik-super-cepat/" target="_blank"><strong>cara mudah membuat kompos organik</strong></a> yang telah diajarkan kepada saya. Terimakasih secara mendalam kepada bang Edi yang telah memformulakan pembuatan kompos ini dan secara langsung kepada bang rinto yang telah mengajarkan secara online. Semoga ilmu ini bermanfaat bagi yang membutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2014/03/22/cara-membuat-zat-pengatur-tumbuh-zpt/">Cara Membuat Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2014%2F06%2F21%2Fcara-membuat-kompos-organik-super-cepat%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2014/06/21/cara-membuat-kompos-organik-super-cepat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa itu Hello Dolly di Pluginnya WordPress?</title>
		<link>http://blog.adikcilak.com/2014/03/24/apa-itu-hello-dolly-di-pluginnya-wordpress/</link>
		<comments>http://blog.adikcilak.com/2014/03/24/apa-itu-hello-dolly-di-pluginnya-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2014 10:24:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator><![CDATA[adikcilak]]></dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebaiknya kita tau]]></category>
		<category><![CDATA[Dolly]]></category>
		<category><![CDATA[Hello]]></category>
		<category><![CDATA[Louis Armstrong]]></category>
		<category><![CDATA[Matt Mullenwed]]></category>
		<category><![CDATA[Plugin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.adikcilak.com/?p=975</guid>
		<description><![CDATA[Sadar ga bero kalau setiap anda membuka wordpress sejak pertama sekali atau ketika memasuki ke dalam menu plugin anda itu akan selalu melihat plugin yang bernama Hello Dolly. Saat itu (maksudnya ketika saya mengenal wordpress) saya memang cuman melihat saja tanpa menghiraukannya. Melihat ia duduk dibangku cadangan para plugin. Begitu kasihan sampai tidak dipedulikan sedikitpun. [&#8230;]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sadar ga bero kalau setiap anda membuka wordpress sejak pertama sekali atau ketika memasuki ke dalam menu plugin anda itu akan selalu melihat plugin yang bernama Hello Dolly. Saat itu (maksudnya ketika saya mengenal wordpress) saya memang cuman melihat saja tanpa menghiraukannya. Melihat ia duduk dibangku cadangan para plugin. Begitu kasihan sampai tidak dipedulikan sedikitpun. Mau hapus, enggan.  Ya sudah akhirnya diberikan tempat duduk saja di bangku cadangan. Waktupun mulai menaruh curiga dan angin semerbak mulai membisikkan ditelinga ini; Bosssss,, yu tau gak sebenarnya <strong>plugin Hello Dolly</strong> itu siapa?</p>
<p style="text-align: justify;">Tak kusangke dan tak kuduge, si Matt Mullenweg muncul ditampilan dashboard wordpress dan memberitahuku (aahhh andai saja aku bisa merekam adegannya.. xixixi :p ). Dengan nada sedikit bengis dan gerimis si matt ngomong: Kan udah aye kasih tau ama elu dulu.. &#8220;This is not just a plugin, it symbolizes the hope and enthusiasm of an entire generation summed up in two words sung most famously by Louis Armstrong: Hello, Dolly. When activated you will randomly see a lyric from Hello, Dolly in the upper right of your admin screen on every page.&#8221; Apa karena aye ngomongnya pake bahasa inggris ya sampe elu ga mudeng? haha. Bisa jadi pak de.. kata saya. Setelah itu, saya mulai sadar ternyata plugin Hello Dolly adalah alunan lagu klasik yang dinyanyikan oleh Louis Armstrong. Lagu ini adalah lambang pengharapan dan entusiasme dari seluruh generasi. Jujur, ketika si Matt ngatain ini pengharapan dan entusias, saya tidak tahu harus menghayal seperti apa.. Tapi bagaimanapun itu, lagu ini emang enak didengar bagi pecinta jazz  dan saya sendiri.. cocok untuk admin yang sedang galau gundah gulana&#8230; bhuakakaka..</p>
<p style="text-align: left;">husssssshhhhhhhh&#8230; Daripada ngetawain orang, mending kita cekidot aja lirikan lagunya <img src="http://blog.adikcilak.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif" alt=":D" class="wp-smiley" /> </p>
<p><iframe src="//www.youtube.com/embed/efl6nkFVmoI?feature=player_detailpage" height="360" width="640" allowfullscreen="" frameborder="0"></iframe></p>

<p><strong>Possibly Related Posts:</strong></p>
<ul>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2013/01/05/adat-pantang-pada-masa-kehamilan-ditinjau-dari-segi-medis-dan-agama/">Adat Pantang Pada Masa Kehamilan Ditinjau Dari Segi Medis dan Agama</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2011/11/11/bagaimana-al-quran-memaknai-111111/">Bagaimana Al-Qur&#8217;an &#8220;Memaknai&#8221; 111111?</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2011/11/11/memaknai-111111/">Memaknai 111111</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2009/05/11/tips-membaca-doa-sebelum-tidur/">Tips Membaca Do&#8217;a Sebelum Tidur</a></li>
<li><a href="http://blog.adikcilak.com/2009/04/12/trik-agar-tidak-cepat-pikun/">Trik Agar Tidak Cepat Pikun</a></li>
</ul><br />

<div class="like">
<iframe src="http://www.facebook.com/plugins/like.php?href=http%3A%2F%2Fblog.adikcilak.com%2F2014%2F03%2F24%2Fapa-itu-hello-dolly-di-pluginnya-wordpress%2F&amp;layout=standard&amp;show_faces=true&amp;width=450&amp;action=like&amp;font=&amp;colorscheme=light" scrolling="no" frameborder="0" allowTransparency="true" style="border:none; overflow:hidden; width:450px; height:62px; "></iframe>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.adikcilak.com/2014/03/24/apa-itu-hello-dolly-di-pluginnya-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
